PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

Standard

Beberapa saat yang lalu, tepatnya sebulan yang lalu kami semua Civitas Akademis Arsitektur Unila terhenyak dan beduka. Betapa tidak Kami kehilangan orang yang begitu berarti bagi kami semua. Bpk. Ir. Hadi Ali, MT. yang selama ini sudah kami anggap sebagai Ayah, Sahabat sekaligus sebagai guru di dunia kami. Orang yang begitu luar biasa dalam kehidupan ber-Arsitektur kami selama kami berada di Kampus Arsitektur ini. Beliau adalah Ketua Program Studi Diploma III Arsitektur Bangunan Gedung. Allah SWT, Tuhan YME, telah memanggil beliau dan meninggalkan kami semua.

Namun tak selama yang yang pergi akan menghilang, karena apapun itu semangat beliau harus tetap Kami kobarkan dalam hati. Terlebih Hari ini sebuah kata Syukur yang terhingga akhirnya Sosok pengganti beliau kembali ada di tengah-tengah kami semua. Mungkin tak sama, tapi setidaknya melalui Kepemimpinan Bpk. Agung Cahyo Nugroho, MT. yang baru saja dilantik siang ini, Rabu, 06 Desember 2017, Pkl. 14.00WIB, di Ruang Sidang Rektorat, sebagai Ketua Program Studi DIII Arsitektur Bangunan Gedung akan kembali meberikan kobaran semangat itu tetap ada bahkan bertambah besar lagi seiring besarnya cita-cita yang kami niatkan bersama.

“Yang Patah akan Tumbuh, dan Hilang tetap akan Berganti…”

Semoga Allah SWT, memberikan tempat terbaik bagi Alm Bpk. Ir. Hadi Ali, MT. dan Ucapan Selamat Bertugas Kepada Bpk. Agung Cahyo Nugroho, ST., MT. Semoga dapat membawa Arsitektur Unila Lebih Berjaya lagi ke depannya…. Amiin. Amiin.

 

Advertisements

PENDAFTARAN PESERTA SEMINAR ARCHFEST 2017 ARSITEKTUR UNIVERSITAS LAMPUNG

Standard

Form ini hanya berlaku bagi Mahasiswa Universitas Lampung, untuk Peserta Seminar dari Universitas dan Instansi terkait telah di daftarkan melalui jalur undangan, Peserta terbatas, silahkan mendaftarkan diri segera melalui Form di Bawah ini sebelum Hari Senin, 27 November 2017. Apabila Kuota Telah terpenuhi maka klik link pada bagian bawah informasi. Maka link akan menuju pada formulir pendaftaran menuju sesi berikutnya. (link berwarna biru). 

Seminar kali ini memiliki total 3 formulir pendaftaran (2 Formulir Hari Pertama dan 1 Formulir untuk hari kedua), yakinkan bahwa anda terdaftar pada ketiga bagian sesi tersebut untuk mendapatkan sertifikat pada masing masing kegiatan.

Link menuju sesi berikutnya hanya aktif/muncul saat formulir pendaftaran sebelumnya telah memenuhi kuota.

Yang telah mendaftarkan diri di Formulir Pada Sesi 1 dapat mendaftar kembali mengikuti sesi ke 2 dan ke tiga. Setelah masing-masing formulir memenuhi kuota dan berganti menampilkan menuju link berikutnya.

Terimakasih.

LOMBA PEKERJA KONSTRUKSI / TUKANG TINGKAT PROVINSI 2017

Standard

Arsitektur Universitas Lampung kembali mencatatkan sebuah prestasi di tingkat Provinsi. Kali Lomba yang diikuti adalah Lomba Pekerja Konstruksi / Tukang Tingkat Provinsi yang mengambil Judul : “Bangun Negeri dengan Peduli Pekerja Konstruksi”.

Lomba yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Melalui Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang yang bekerjasama dengan (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi) LPJK, Perkumpulan Paguyuban Tukang Konstruksi Indonesia (PPTKI) yang ikut di dukung oleh Conch ini dilaksanakan selama 3 Hari yaitu mulai 30 Oktober hingga 1 November 2017. Kedalaman materi seperti Tes Tertulis, Studi Kasus, dan wawancara tentang pelaksana bangunan menjadi fokus dalam pelaksanaan Lomba kali ini.

Adapun peserta yang berhasil memenangkan Lomba pada ajang tersebut di dominasi oleh Mahasiswa yang saat ini tengah menyelesaikan Tugas Akhir di Program Studi D3 Arsitektur Unila.

Pemenang tersebut antara Lain :

  1. Pranata Risna (Juara II)
  2. Yono Irawan (Juara III)
  3. Didik Budi Santoso (Juara Harapan I)
  4. Adi Kurniawan (Juara Harapan II)

Sebagai pendidikan tinggi yang memiliki Program Vokasi, kegiatan ini menjadi sebuah acara yang sangat baik untuk dapat menjadi barometer dan evaluasi dalam memberikan semangat kepada seluruh Civitas Akademis terutama Mahasiswa untuk terus berkompetisi dalam menghadapi dunia Professional.

Faculty of Built Environment, University of Malaya

Standard

Hari ke dua dalam kegiatan KKL Malaysia ini, seluruh mahasiswa dan dosen yang di dampingi langsung oleh Kaprodi Arsitektur Unila disambut langsung oleh pihak Fakultas Alam Bina (Alam Bina Faculty) Universitas Malaya, Bpk. Prof. DR. Yahya Ahmad D.J.N. (PP). Sebagai Dekan Fakultas.

Dalam kunjungan ini dibahas mengenai beberapa hal yang menyangkut informasi keberadaan Fakultas, kurikulum dan beberapa hal penting lainnya.

Signboard on Loby

20170919_131436.jpg

DR. Muhammad Azzam Ismail

 

20170919_131910.jpg

Stadium General

20170919_145611

Bincang

 

20170919_150833.jpg

Berkunjung ke Studio Gambar

20170919_131614.jpg

Serah Terima Cindera Mata Arsitek Unila ke FAculty of Built Environment Malaya

 

20170919_131211.jpg

Serah Terima Cendera Mata dari Faculty of Built Environtment Ke Arsitektur Unila

 

20170919_125034~2.jpg

Foto Bersama

 

Tipe Pemimpin Masa Depan di Kampus

Standard

Saya mencoba untuk mengklasifikasikan calon ketua berdasarkan kepentingan politik dari para calon ketua umum Himpunan Mahasiswa Jurusan atau HMJ menjadi dua. Pertama merujuk kepada asumsi bahwa politik adalah KEKUASAAN. Dalam hal ini, perilaku politik mahasiswa yang berkenaan dengan pemilihan itu merupakan salah satu upaya mahasiswa untuk memperoleh kekuasaan. Kedua merujuk kepada kekuasaan dimaknai sebagai sarana untuk melakukan perubahan.

Pada klasifikasi yang pertama, mahasiswa yang mencalonkan diri untuk menjadi Ketua HMJ adalah mahasiswa yang ada maunya dan ditunggangi oleh kepentingan politik suatu golongan. Mahasiswa tersebut hanya mementingkan kepentingan dari suatu kaum atau golongan untuk memperoleh kekuasaan, padahal kekuasaan yang ingin ia peroleh hanya karena doktrin dari pendahulu. Tipe calon pemimpin yang seperti ini menurut Lord Acton akan menimbulkan peluang untuk bertindak korup. “Power tends to corrupt, but absolute power corrupts absolutely”.

Sedangkan pada klasifikasi yang kedua yaitu merujuk kepada kekuasaan yang dimaknai sebagai sarana untuk melakukan perubahan. Tipe pemimpin yang seperti ini sudah mempunyai agenda dan perencanaan yang matang dari jauh-jauh hari, ia belajar dari pengalaman. Kemudian dari pengalaman itu ia evaluasi, sehingga ia dapat mengetahui kesalahan-kesalahan apa saja yang telah terjadi. Setelah itu ia akan memastikan bawha kesalahan itu tidak akan terulang pada masa kepemimpinannya mendatang. Ia tidak pernah merasa ditunggangi oleh suatu golongan yang memiliki kepentingan tertentu, sehingga ia dengan bebas dapat mengambil keputusan yang bermanfaat bagi masyarakatnya secara tegas. Dengan demikian, tipe pemimpin seperti ini akan membawa perubahan dan dampak yang positif terhadap suatu organisasi. Melalui rancangan-rancangan program kerja yang telah ia buat untuk melakukan perubahan.

Salah satu modal utama untuk menjadi calon pemimpin adalah KOMITMEN. Dalam hal ini adalah janji yang telah ia ucapkan. Saya berasumsi bahwa “Mulutmu adalah Harimau mu”, maksudnya adalah Jika suatu perjanjian yang telah disepakati bersama itu dilanggar, maka pemimpin tersebut 0. Ia tidak memiliki komitmen yang baik. Jika hal ini sudah tercermin sejak dini, maka niscaya ia tidak akan tenang apabila ia memang terpilih menjadi ketua HMJ.

Mahasiswa tidak harus selalu menjadi aktor politik. Mahasiswa dapat terlibat proses politik melalui partisipasi politik. Itulah keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai proses politik, yang tak hanya berarti mendukung keputusan atau kebijakan, tetapi juga terlibat dalam segala tahap kebijakan, dari pembuatan dan penilaian keputusan, hingga ikut serta dalam pelaksanaan keputusan.

Sebuah catatan dalam keinginan untuk melangkah lebih baik.

Arsitektur Unila

Visitasi dan Audit Internal Program Studi 2016/2017

Standard

Unila telah mengembangkan kriteria dan instrumen penilaian sendiri untuk memonitor dan mengevaluasi hasil kinerja unit kerja (program studi/PS & Gugus Pelaksana Penjamin Mutu Perkuliahan/GPPMP, laboratorium, fakultas, UPT, lembaga, dan biro). Berdasarkan Unilaway, unit kerja dinilai berdasarkan ruang lingkup tugas pokok dan fungsinya yang terdiri atas perencanaan (plan), pelaksanaan (do), pengendalian (check), dan penyempur-naan (action) tugas pokok dan fungsi (kegiatan) yang dilakukan selama satu tahun. Kriteria dan instrumen penilaian kinerja unit kerja yang telah dikembangkan oleh Unila digunakan untuk mengaudit unit kerja pada akhir tahun akademik. Pelaksana audit yaitu auditor internal yang berkompeten.

Pada hari Senin 24 Agustus 2017 telah dilakukan visitasi dan audit internal ke Program Studi S1 Arsitektur dan Program Studi D3 Arsitektur Bangunan Gedung. Terimakasih Kami ucapkan Kepada Yth. Ibu Ir. Otik Nawansih, M.P dan Ibu Wulan Suciska, S.I.Kom., M.Si.. yang telah berkanan untuk mengaudit Program Studi D3 Arsitektur Bangunan Gedung, dan juga Terimakasih Kami ucapkan kepada Yth. Bpk. Eko Budi Sulistio, S.Sos, M.AP. beserta Ibu Henny Wijayanti M.S.Pi, M.Si. yang telah mengaudit Program Studi S1 Arsitektur.

Serah Terima Berita Acara Audit Internal di Prodi D3 Arsitektur Bangunan Gedung

Serah Terima Berita Acara Audit Internal di Prodi S1 Arsitektur Unila